Soal Balita Tewas di Mobil, Ini Kata Polisi

Ilustrasi (ist)

radarlampung.co.id – Polsekta Tanjungkarang Barat membenarkan telah menerima laporan terkait meninggalnya seorang balita di dalam mobil, Jumat (12/1). Dikarenakan kehabisan oksigen, saat tertidur di mobil dan ditinggal oleh ibunya berbelanja ke supermarket.

Kapolsek Tanjungkarang Barat Kompol Hapran mengatakan, pihaknya telah mendapatkan informasi terkait meninggalnya seorang balita bernama Rafli (4) tersebut.

“Ya, kejadian tadi sore. Informasinya ibunya lupa apabila dia meninggalkan anaknya di dalam mobil,” ujarnya, kepada radarlampung.co.id melalui pesan WhatsApp-nya, Jumat (12/1) malam.

Saat ini, lanjut Hapran, setelah kejadian itu korban telah dibawa oleh pihak keluarganya ke kediaman korban di kawasan Swadaya V. “Setelah kejadian itu, ibu korban langsung membawa ke kediamannya untuk disemayamkan,” jelas dia.

BACA JUGA  Rayakan Ultah ke-61, BCA Gelar Auto Show

Dikatakannya, polisi tak memproses hukum sang ibu. “Tidak kami proses, karena memang tidak ada yang lapor, dan ini juga kan orang tua korban. Jadi kami hanya mendapatkan informasi saja,” jelasnya.

Baca juga: Innalillahi.. Bocah Tewas di Mobil Ditinggal Belanja

Diberitakan sebelumnya, warga Jalan Purnawirawan, Gang Swadaya lima, Kelurahan Gunung Terang, Kecamatan Langkapura, Bandarlampung, digegerkan dengan meninggalnya seorang anak balita di dalam mobil dikarenakan kehabisan oksigen, Jumat (12/1) sore.

Diketahui balita yang meninggal tersebut bernama Rafli (4). Diduga korban meninggal dunia akibat di tinggal ibunya bernama Intan selama dua jam berbelanja ke sebuah supermarket.(ang/gus)

 
SHARE
Sponsored Content
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here