Kenaikan Harga Beras Terlama, Pedagang Was-was

Pedagang beras di Pasir Gintung. Foto Hendra/radarlampung.co.id

radarlampung.co.id – Harga beras di pasaran Kota Bandarlampung masih merangkak naik. Pantauan harga di Pasar Pasir Gintung, Tanjungkarang, Kamis (11/1) sebelumnya harga Rp107.000 10 kg kini naik menjadi Rp115.000 per 10 kg.

Hoirudin (50) salah satu pedagang di Pasar Pasir Gintung mengakui, kenaikan harga beras ini sudah terjadi satu bulan ini. Iya menuturkan, kenaikan harga beras ini adalah yang terlama. Biasanya terjadi dalam waktu dua minggu saja setelah itu turun lagi.

“Iya ini paling lama naik harganya. Sudah hamper sebulan. Biasanya cuma dua minggu harga sudah normal, ini sudah satu bulan. Sebulan ini kenaikan tidak menentu. Kami jadi was-was juga nih bagaimana menghitungnya, ” bebernya kepada radarlampung.co.id.

BACA JUGA  Rayakan Momen Imlek, Bukit Randu Gelar Mandarin Night

Menurut dia, kenaikan harga beras jenis medium belakangan ini, dipengaruhi oleh faktor cuaca. Hal ini yang menyebabkan stok beras terbatas. “Padahal pas bulan Oktober dan November stok aman, harga juga nggak naik,” ujarnya

Andre (40) pedagang di Pasar Koga mengatakan, kelangkaan beras hingga membuat harganya naik diharapkan tidak berlangsung lama. Sebab, hal itu akan berpengaruh kepada bisnis beras pedagang. “Repot jadinya. Kalau kita maksain ambil, nanti turun harga. Ya bias-bisa rugi. Mudah-mudahan secepetnya normal lagi. Apalagi perkiraan maret pas musim panen baru,” tandas pria yang akrab disapa Mas Bro ini. (hen/mag/gus)

 
SHARE
Sponsored Content
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here