Ini Keterangan Istri Kedua Terdakwa Soal Bahan Peledak

Sidang Kasus Bom Ikan
Istri terdakwa yakni Norma dan Umi Yani hadir dalam pemeriksaan sebagai saksi, Rabu 14/2). Foto : Damiri/radarlampung.co.id
Istri terdakwa yakni Norma dan Umi Yani hadir dalam pemeriksaan sebagai saksi, Rabu 14/2). Foto : Damiri/radarlampung.co.id

radarlampung.co.id – Sidang Mustafa Zaelani (52), terdakwa kasus ledakan di Jalan Bung Tomo, Kelurahan Gedong Air, Kecamatan Tanjungkarang Barat berlanjut dengan agenda pemeriksaan saksi.

Dalam persidangan, kedua istri terdakwa yakni Norma dan Umi Yani hadir dalam pemeriksaan sebagai saksi. Dengan menggunakan cadar kedua saksi tersebut menjelaskan tentang ledakan yang terjadi di Jalan Bung Tomo, Kelurahan Gedong Air, Kecamatan Tanjungkarang Barat pada Minggu (24/9) lalu.

“Saya istri keduanya, saat itu saya sedang masak dan memang rumah kami ada empat ruangan diantaranya ruangan tanah, dapur, ruang kanan dan ruang kiri. Lokasi yang meledak itu ruang tengah,” jelasnya, Rabu (14/2).

Ia menambahkan, saat itu suaminya membawa beberapa bahan yang diletakkan di Tupperware ukuran 10×20 warna putih dan dimasukan didalam kardus.

BACA JUGA  Wah, Ungkap 5 Kg Sabu di Bakauheni!

“Saya tidak tanya, ia hanya bilang kalau yang dibawanya hanya pancing ikan,” ujarnya.

Lanjut Umi, dalam ledakan itu ia juga sebagai korban. Dengan itu ia mengatakan kepada Majelis Hakim yang diketuai Ismail Hidayat agar hukuman suaminya diringankan.

“Saya tidak menuntut minta dihapuskan, tetapi diringankan. Kejadian ini saya anggap Takdir dan skenario Allah SWT,” katanya.(adm/ang)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here