Bejat! Oknum Guru Ngaji Diduga Cabuli Muridnya

Lampung
Foto Ilustrasi/Ist

radarlampung.co.id – Lagi-lagi seorang oknum guru ngaji tersandung kasus pelecehan seksual terhadap salah satu muridnya. Oknum tersebut berinisial ZAI (46) warga KM.14 Kampung Negeri Baru, Kecamatan Blambangan Umpu, Kabupaten Waykanan.

Pria yang kesehariannya berprofesi sebagai guru ngaji ini terpaksa harus berurusan dengan pihak kepolisian dari unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Waykanan. Ia diduga telah mencabuliĀ FZ (6) anak dibawah umur yang masih duduk di bangku sekolah dasar (SD).

Kapolres Waykanan AKBP Yuda Wiranegara menjelaskan, perbuatan tersebut terjadi pada Minggu (11/2) Pukul 16.00 WIB. Saat itu, korban bersama empat teman lainnya berangkat mengaji di rumah kosong milik pelaku yang dijadikan tempat mengajar.

BACA JUGA  TNI, Polri, dan ASN Deklarasi Netralitas Pilkada

“Setelah pukul 17.00 WIB, selesai mengaji korban belum diperbolehkan pelaku untuk pulang kerumahnya. Sedangkan empat teman lainnya diperbolehkan pelaku untuk pulang kerumah,” jelasnya kepada radarlampung.co.id, Rabu (14/2).

Saat empat teman korban telah pulang dan kondisi sudah mulai sepi, kemudian pelaku mulai melakukan perbuatan asusila tersebut. Pelaku menarik paksa tangan korban dan menyuruhnya membuka celana korban.

“Korban sempat menolak, lalu pelaku membuka paksa celana luar berikut celana dalam korban sebatas paha. Kemudian pelaku menyuruh korban memegang bagian sensitif milik pelaku,” terangnya.

Ia menambahkan, perbuatan tersebut terbongkar setelah korban menceritakan kepada orang tuanya atas perbuatan gurunya. Atas kejadian itu, orang tua korban melaporkan perbuatan guru tersebut ke unit PPA Polres Waykanan pada Senin (12/2) Pukul 12.00 WIB.

BACA JUGA  Catat! Ini Jadwal Kampanye Rapat Umum Paslon

“Selanjutnya anggota melakukan penyelidikan untuk mencari keberadaan pelaku. Pada Selasa (13/2), anggota berhasil menemukan pelaku dikediamannya dan setelah itu kami ringkus,” tutupnya.(adm/ang)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here