Rabu, 17 September 2014
     
Home Politika Tolak Ridho, Pairin Lirik Herman H.N.

Tolak Ridho, Pairin Lirik Herman H.N.

1059
Kali Dibaca
E-mail   Email Berita
Cetak  Print Berita
PDF  PDF Berita

BANDARLAMPUNG – Bupati Lampung Tengah Hi. A. Pairin, S.Sos. yang dikabarkan akan maju sebagai calon wakil gubernur (cawagub) Lampung berpasangan dengan Ketua DPD Partai Demokrat Lampung M. Ridho Ricardo akhirnya angkat suara.

Pairin mengaku menolak pinangan Ridho apabila dirinya maju sebagai cawagub tanpa restu Partai Golkar yang telah membesarkan namanya.

Diwawancarai usai Paripurna LKPj. 2012 di gedung DPRD Lamteng, Selasa (9/4), Pairin menegaskan siap maju pada pilgub mendatang. Namun, Pairin memberi catatan dirinya harus disetujui Partai Golkar.

’’Saya ini orang partai (Partai Golkar, Red). Saya tidak punya kekuatan apa-apa kalau saya ini bukan orang partai. Apa yang menjadi kebijakan partai, itulah yang menjadi modal saya untuk melangkah,” kata Pairin.

Ia menjelaskan, jika Partai Golkar tidak memiliki kebijakan untuk memajukan dirinya sebagai cawagub, dirinya pun tidak akan berpikir untuk maju. Karena itu, ia menyerahkan sepenuhnya kepada keputusan dan kebijakan partai.

’’Saya ini bisa punya suara, bisa punya kekuatan karena saya didukung oleh partai. Kalau nggak ada dukungan dari partai, saya sendiri tidak mungkin bisa punya kekuatan apa-apa. Kini saya masih fokus untuk Lamteng, belum berpikir masalah itu,” ujar wakil ketua DPD Partai Golkar Lampung ini.

Pun demikian, Pairin mengaku membuka kemungkinan untuk berpasangan dengan calon lain, termasuk Wali Kota Bandarlampung Herman H.N. "Tapi, tetap menggunakan mekanisme Partai Golkar," kata dia.

Terpisah, Herman H.N. menyambut baik jika Pairin mau dia gandeng sebagai cawagub. ”Saya belum ada wakil. Jangankan wakil, partai saja, saya belum ada. Saya belum dapat partai. Nanti kalau sudah ada partainya, baru saya dapat merancang siapa wakil yang akan mendampingi saya,” ungkap Herman H.N. usai dialog di Radar Lampung TV tadi malam.

Menurut Herman, dia siap menggandeng Pairin. ”Boleh saja, saya siap. Yang penting bagaimana dia (Pairin, Red) dapat bersama-sama membangun Lampung ini,” ujar Herman.

Menurut Herman, Pairin saat memimpin Lamteng merupakan sosok yang dekat dengan rakyat. Sosok itu merupakan sosok yang sama dengan dirinya yang dapat memperhatikan dan mencintai rakyat yang dipimpinnya.

”Yang penting satu visi dan misi membangun Lampung. Saya lihat Pairin itu hampir sama tipenya dengan saya, selalu memperhatikan rakyat sehingga rakyat mencintai. Cocoklah kalau Pairin. Kalau saya sih siap saja. Yang penting Pak Pairin mau nggak? Nanti saya siap, tapi Pak Pairin nggak mau,” ujarnya.

Jika bukan Pairin, apakah ada calon lain? Herman H.N. menyatakan, dirinya belum ada cawagub. ”Sampai sekarang belum ada. Kalau ada yang mau menjadi wakil saya, silakan saja,” ungkapnya.

Terpisah, Sekretaris DPD I Partai Golkar Lampung Ismet Roni yakin jika Pairin tak akan menerima pinangan Ridho. Hal ini karena Pairin dikenal sebagai pengurus partai yang taat aturan. Termasuk mengamankan hasil Rapat Pimpinan Daerah (Rapimda) Partai Golkar Lampung yang meminta M. Alzier Dianis Thabranie sebagai calon gubernur. Jadi, Pairin tak akan menjadi rival Alzier.

”Ya, kami bangga kalau ada kader kami yang dilirik untuk menjadi cawagub. Berarti Pairin bagus. Tapi, Pairin akan taat aturan partai,” kata Ismet di ruang kerjanya kemarin.

Ismet menegaskan, Pairin tidak akan mengambil risiko keluar dari Partai Golkar jika berpasangan dengan Ridho dalam pilgub. Sebab, ini diatur dalam Juklak DPP PG Nomor: JUKLAK-13/DPP/GOLKAR/XI/2011 tentang Tata Cara Pilkada dari Partai Golkar. Di mana, kader harus meninggalkan keanggotaan dari partai jika mencalonkan diri dari partai lain.

”Saya yakin, Pairin patuh. Dia kader tulen yang juga wakil ketua DPD I Partai Golkar Lampung,” ungkap ketua Komisi I DPRD Lampung ini.

Terpisah, Sekretaris DPD Partai Demokrat Lampung Fajrun Najah Ahmad mengatakan, partainya memang belum melakukan proses penjaringan dan penyaringan calon gubernur-wakil gubernur. Tapi, ia mengakui bahwa Pairin adalah salah satu dari beberapa tokoh yang dicermati oleh DPD Partai Demokrat Lampung untuk berpasangan dengan Ridho.

’’Tapi, belum pernah ada pinangan kok. Mungkin ada yang ngobrol-ngobrol aja. Pendekatan atau komunikasi politik memang kami lakukan, tapi terlalu pagi kalau menentukan sekarang ini. Keputusan pasangan Partai Demokrat di tangan Majelis Tinggi,” ungkapnya. (dna/yud/jar/zul/rnn/p4/c2/gus)

 


Advertise