Sabtu, 19 April 2014
     
Home Olahraga All Soccer Thanks, Coach Nasir!

Thanks, Coach Nasir!

596
Kali Dibaca
E-mail   Email Berita
Cetak  Print Berita
PDF  PDF Berita
BANDARLAMPUNG – Nasib Lampung FC (LFC) membuat miris. Tampil apik dan merengkuh runner-up musim kompetisi Divisi Utama LPIS 2013, toh tetap harus menunggu kepastian naik kasta. Tidak hanya itu. Skuad Gajah Beringas –julukan LFC– harus kehilangan sosok penting yang menjadikan tim ini disegani. Siapa lagi kalau bukan pelatih M. Nasir.

    Pria asal Bengkulu ini tidak lagi menangani LFC pada musim kompetisi 2014. Ini sebuah keputusan mengejutkan yang diambil manajemen.

    Pemutusan kontrak dilakukan dalam rangka penyegaran di tubuh LFC. Dalihnya, pada kompetisi mendatang, LFC akan memberdayakan potensi asli daerah mulai dari pelatih maupun pemain.

    ’’Motivasinya adalah hanya untuk penyegaran sekaligus memperdayakan putra asli Lampung. Sebab, banyak pemain berbakat di Lampung. Nah, inilah waktu yang pas untuk memperdayakan potensi daerah,’’ kata CEO LFC Suhardi saat ditemui Stadion Pahoman, Bandarlampung, kemarin.

Pria yang akrab disapa Buyung itu menambahkan, manajemen sedang mencari pengganti M. Nasir. Ada beberapa calon pelatih kepala yang sudah dilirik. Di antaranya mantan pelatih Persija Isman Jumaeli. Bahkan, manajemen sudah melakukan komunikasi awal.

’’Pekan ini, kami akan bertemu dengan Isman. Karena ada beberapa hal yang harus dibahas satu meja. Ya, sementara ini baru Isman yang kami hubungi. Deal atau tidak bergantung dari hasil pertemuan nanti,’’ ujar ketua Apdesi Lampung ini.

Sementara rencana manajemen mengumpulkan pemain lama kemarin batal dilakukan. Pertemuan itu akan dilakukan pagi ini di mes LFC. Pertemuan ini dimaksudkan untuk meminta kesediaan Ari Wibowo dkk. apakah masih berkenan bergabung kembali dengan LFC musim kompetisi mendatang.  

Selain itu, manajemen akan memberikan kebijakan 50 persen gaji sebagai ucapan terima kasih atas keberhasilan tim ini meraih posisi runner-up musim kompetisi Divisi Utama LPIS 2013.

 ’’Kami memberi waktu paling lambat kepada pemain lama untuk memberi kepastian pada Sabtu (23/11). Kalau tidak memberi kepastian, maka pemain itu dianggap sudah tidak berkenan untuk bergabung,’’ katanya.

Pada prinsipnya, kata dia, manajemen berupaya mempertahankan pemain lama, terutama asli Lampung. Namun, manajemen juga tidak bisa mempertahankan jika para pemain itu sudah dilirik tim lain.  

 ’’Kami memaklumi kalau pemain LFC hengkang ke klub lain. Sebab, sekarang nilai mereka sudah meningkat mengingat prestasi yang diraih musim kompetisi tahun ini,’’ ucapnya.

Dihubungi terpisah, M. Nasir mengatakan sudah ada beberapa klub menghubungi dirinya. Salah satunya PSMS Medan. Namun, sejauh ini M. Nasir belum mengambil keputusan menangani tim berjuluk Ayam Kinantan itu.

    M. Nasir mengaku ada beberapa hal yang harus dipertimbangkan jika dirinya tetap berada di LFC. ’’Saya tidak meneruskan kontrak  karena ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan. Mungkin salah satunya mengenai masalah finansial. Selain itu, jika melatih di Lampung, saya tidak mendapatkan izin dari istri saya, mengingat anak saya yang masih banyak butuh perhatian dari saya,’’ ujar M. Nasir via telepon tadi malam.

     ’’Ada tiga klub besar yang menghubungi saya untuk bergabung. Bahkan, salah satunya mendesak saya untuk menjawab dalam minggu ini. Nanti saja kalau memang sudah ada kontrak, saya akan beri tahu,’’ ungkapnya. (cw8/rnn/p6/c2/ary)