Senin, 1 September 2014
     
Home Lampung Raya Lamteng - Metro Kawal Penerapan Upah Minimum

Kawal Penerapan Upah Minimum

637
Kali Dibaca
E-mail   Email Berita
Cetak  Print Berita
PDF  PDF Berita

GUNUNGSUGIH – Pemkab dan DPRD Lampung Tengah sepakat mengawal pembayaran gaji karyawan yang bekerja per perusahaan di Jurai Siwo. Berdasarkan keputusan gubernur Lampung upah minimum Kabupaten Lamteng senilai Rp1.154.500 per bulan.

’’Kalau dibandingkan 2012, upah ini mengalami kenaikan. Tahun lalu upah karyawan hanya Rp920 ribu,’’ ujar Ketua Komisi II DPRD Lamteng Jamaludin saat hearing dengan Dinas Sosial dan Ketenagakerjaan Lamteng di DPRD setempat kemarin (28/1).

Kadissosnaker Lamteng John Kennedy mengatakan, dari 500-an perusahaan, jumlah buruh di Lamteng 37.113 orang.

’’Ini terbagi di 29 perusahaan besar, 16 perusahaan sedang dan sisanya perusahaan kecil. Buruh paling banyak ada di GGPC, GMP, dan GPM,’’ sebut Kennedy.

Saat itu, Kennedy menyatakan, upah minimum tidak diberlakukan sama rata di setiap perusahaan. ’’Untuk kriteria perusahaan besar dan sedang yang harus sesuai upah minimum,’’ ucapnya.

Apakah upah minimum sudah disosialisasikan? Menurut Kennedy, surat pemberitahuan telah dikirimkan ke setiap perusahaan. Jadi, untuk Januari ini upah minimum memang belum dilaksanakan karena baru disetujui Pak Gubernur.

’’Pun demikian, saya berharap perusahaan-perusahaan bisa menunaikan kewajibannya memberikan upah sesuai dengan ketentuan secepatnya,’’ beber dia.

Sementara itu, Ketua komisi II DPRD Lamteng Jamaludin berharap agar para buruh di Lamteng berperan aktif untuk dapat ’’mengadu’’ ke DPRD jika ada perusahaan yang enggan membayar gaji sesuai dengan ketentuan. ’’Kalau perusahaan enggan membayar sesuai ketentuan, lapor ke kami,’’ ungkap Jamaludin. (jar/p7/c3/adi)

:: Rakyat Lampung | Trans Lampung | Radar Lamteng | Radar Metro | Radar Kotabumi ::
:: Radar Lamsel | Radar Tanggamus | Lampung News Paper | Radar Lambar | Radar Tuba ::
:: Senator Lampung ::