Kamis, 24 Juli 2014
     
Home Lampung Raya Lampura - Tuba Sempat Terganjal, Dana Sertifikasi Segera Cair

Sempat Terganjal, Dana Sertifikasi Segera Cair

1570
Kali Dibaca
E-mail   Email Berita
Cetak  Print Berita
PDF  PDF Berita
KOTABUMI – Dana tunjangan profesi guru sertifikasi Lampung Utara triwulan II 2013 segera cair. Itu setelah Forum Martabat Guru Indonesia (FMGI) menyambangi Kantor Ditjen Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) RI.

Perwakilan dari FMGI, Heri Supriyanto didampingi Rasyid Fadil dan Sobirin, menyebutkan, di Kemenkeu pihaknya diterima oleh Petugas Konsultan Doni A. Nugroho.

Menurut Heri –sapaan akrabnya– kepada pihak Kemenkeu mereka menyampaikan permasalahan mengenai dua bulan dana sertifikasi 2012 dan triwulan II 2013 yang belum dibayarkan.

’’Petugas konsultan menjelaskan dua bulan dana sertifikasi 2012 sekitar Rp16 miliar itu memang belum dikucurkan ke kas daerah, dan uangnya masih di Ditjen,’’ kata dia.

Karenanya, pihak menyarankan agar Pemkab Lampura mengusulkan kekurangan anggaran tersebut ke pihak Kemenkeu. ’’Kekurangan pembayaran dana sertifikasi itu sebanyak dua bulan. Yakni November dan Desember 2012. Jadi, kami diminta mengusulkan kembali anggaran kekurangan itu sekitar Rp16 miliar agar bisa dimasukkan dalam APBN 2014. Diperkirakan tunjangan sertifikasi para guru itu dibayarkan tahun depan,’’ jelas Heri.

Sementara, untuk dana sertifikasi triwulan II 2013 yang kini belum dikucurkan pihak Ditjen, disebabkan laporan keuangan semester I 2012 terdapat kekeliruan dan terjadi kesalahan pada lampiran tiga laporan semester II.

Sehingga, dana tersebut belum bisa ditransfer. ’’Petugas konsultan mengusulkan supaya pihak pemkab memperbaiki laporan tersebut terlebih dahulu, supaya tunjangan profesi triwulan II 2013 dapat ditransfer dari Ditjen ke kas daerah,’’ lanjutnya.

Bahkan, Heri mengatakan, petugas konsultan menjamin jika laporan itu segera diperbaiki, secepatnya pula pihak Ditjen mentransferkan dana sertifikasi triwulan II 2013 itu.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Lampura Budi Utomo menyebutkan, pihaknya akan berkoordinasi dengan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) guna memperbaiki laporan yang dimaksud pihak Ditjen itu.

Dia memastikan, dalam waktu dekat hasil perbaikan laporan segera dikirimkan ke Ditjen. ’’Jika tidak ada kendala, kemungkinan satu sampai dua minggu ke depan dana tersebut bisa ditransfer ke kas daerah,’’ jelas Budi. (rid/p4/c3/nui)

 

:: Rakyat Lampung | Trans Lampung | Radar Lamteng | Radar Metro | Radar Kotabumi ::
:: Radar Lamsel | Radar Tanggamus | Lampung News Paper | Radar Lambar | Radar Tuba ::
:: Senator Lampung ::