Jum'at, 25 April 2014
     
Home Bandarlampung Rp1,15 Miliar untuk Incinerator

Rp1,15 Miliar untuk Incinerator

502
Kali Dibaca
E-mail   Email Berita
Cetak  Print Berita
PDF  PDF Berita
BANDARLAMPUNG – Permasalahan limbah medis padat di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Hi. Abdul Moeloek (RSUDAM) sebentar lagi teratasi. Itu menyusul adanya informasi jika mesin penghancur limbah medis padat (incinerator) yang dibeli menggunakan dana alokasi khusus (DAK) 2013 senilai Rp1,15 miliar segera tiba di rumah sakit pelat merah itu.

Kepala Instalasi Sanitasi RSUDAM Diana Sari mengatakan, kini pihaknya tengah membangun rumah mesin untuk incinerator. ’’Ya, pembangunannya sudah kami lakukan sejak Selasa (14/5). Kami menargetkan bulan depan pembangunannya selesai,” ujar dia kepada Radar Lampung di ruang kerjanya kemarin.

Diana mengungkapkan, pembangunan rumah mesin incinerator memang tengah dikebut. Sebab semakin cepat pembangunannya, maka incinerator akan lebih cepat tiba. ’’Sebab, akan ditempatkan di mana jika incinerator tiba. Karena itu harus diselesaikan dahulu pengerjaan rumah mesinnya,” papar dia.

Dilanjutkan, jika incinerator baru tersebut sudah berfungsi, maka pihaknya akan melanjutkan kontrak kerja sama dengan rumah sakit yang kontraknya belum habis. ’’Sebelumnya kan kontrak tak bisa dilanjutkan karena incinerator kita yang lama rusak,” jelasnya.

Diana menambahkan, pihaknya juga sudah rampung mengurus izin operasional incinerator dari Kementerian Lingkungan Hidup. ’’Kalau masalah izin, pastilah sudah ada. Karena setiap incinerator memang harus ada izin, baru boleh beroperasi,” kata wanita berjilbab tersebut. (cw2/p4/c1/whk)