Rabu, 3 September 2014
     
Home Bandarlampung Lampung Segera Nikmati Gas

Lampung Segera Nikmati Gas

498
Kali Dibaca
E-mail   Email Berita
Cetak  Print Berita
PDF  PDF Berita
Jaringan Mulai Operasi Tahun Depan
BANDARLAMPUNG – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung terus mematangkan rencana proyek jaringan gas kota untuk ribuan rumah tangga. Proyek ini bahkan dipatok mulai beroperasi tahun depan. ’’Perlu diketahui, pada 5 April 2013 dan terakhir 12 April, kita kembali melakukan rapat pematangan dengan PGN (perusahaan gas negara) terkait hal ini. Itu salah satu patok keoptimistisan saya,’’ ujar Direktur Utama PT Wahana Rahardja I Made Suwetja dalam ekspos pembangunan di Diskominfo kemarin (16/4).

Dipaparkan, proyek tersebut dimulai melalui memorandum of understanding (MoU) dengan PT Pertambangan dan Energi Sumatera Selatan pada 23 Juli 2012. MoU mengenai usaha bidang pertambangan energi dan lainnya. Kemudian, dilanjutkan MoU dengan PT Jalinan Nusantara Teknologi, 19 Desember 2012, mengenai kerja sama bidang energi gas di Lampung.

Sebagai bentuk keseriusan, sambung I Made Suwetja, pihaknya kini terus berkoordinasi dan komunikasi dengan PGN mengenai distribusi gas untuk wilayah Lampung. Ini pun merupakan bentuk tindak lanjut MoU Pemprov Lampung dengan PGN yang dilakukan pada 19 Desember 2012.

Diterangkan, mega proyek tersebut dibangun dengan pintu masuk jaringan gas yang dipusatkan di dua titik. Yakni Wayjepara dan Labuhanmaringgai, Lampung Timur. Dari dua titik itu, saluran pipa gas bumi PGN yang membentang dari Sumatera Selatan akan dibuka.

Ia menuturkan, masuknya saluran gas ke Lampung sangat menguntungkan. Saluran gas akan jadi tambahan energi bagi Lampung yang aman dan murah.

Sejauh ini, tidak kurang tiga kali penelitian lapangan telah dilakukan PGN. Bahkan, PGN juga sudah berkoordinasi dengan Bappeda untuk permodelan penanaman pipa gas tersebut.

Seyogyanya, proyek tersebut merupakan saluran gas dari Sumatera Selatan ke Jawa Barat. Namun, secara langsung saluran pipa gas pun terbentang melewati dua kabupaten di Lampung. Yakni Tulangbawang dan Lampung Timur.

’’Karena dilalui pipa gas tersebut, kita minta kontribusinya untuk dapat memanfaatkan gas itu juga. Jadi bisa dimanfaatkan untuk mengatasi defisit listrik di Lampung,’’ ungkapnya seraya menerangkan, kini pembangunannya terus memasuki proses pematangan.

Sayang, meski telah berlangsung hampir satu tahun, dalam ekspose kemarin dirinya tidak dapat mengatakan detail besaran gas yang akan disalurkan. ’’Yang pasti hal ini sangat membantu sumber energi Lampung. Khususnya bidang kelistrikan,’’ tukasnya. (sur/p5/c3/fik)