Hari Ini!  Jum'at, 18 Mei 2012
Home Bandarlampung Realisasikan Jembatan Kedaung

Realisasikan Jembatan Kedaung

E-mail   Email Berita
Cetak  Print Berita
PDF  PDF Berita
BANDARLAMPUNG - Jembatan penghubung antara RT 05 dan RT 06 Lk. II, tepatnya di Kedaung, Kelurahan Sukamaju, Telukbetung Barat, kondisinya begitu memprihatinkan. Jembatan masih menggunakan batang kelapa. Atas kondisi ini, Pemkot Bandarlampung berjanji merealisasikan pembangunan jembatan yang diharapkan masyarakat setempat.

Ya, jembatan penghubung antarrukun tetangga itu sangat dibutuhkan warga sekitar. Tidak hanya sebagai akses transportasi, namun juga menjadi jalan utama bagi siswa yang berada di daerah sekitar menuju sekolahnya. Khususnya bagi  pelajar SMAN 11 Bandarlampung yang berada di daerah itu.

Lurah Sukamaju Sabiha A.S. menuturkan, jembatan penghubung antarwarga RT 05 dan RT 06 sangat mendukung aksesibilitas warga. Namun, kondisi yang ada justru sangat memprihatinkan. Sebab hanya didukung potongan pohon kelapa yang terlihat rapuh dan butuh sokongan bantuan.

    Haeruddin, pemilik tanah di sekitar jembatan tersebut, telah mengikhlaskan tanahnya dijadikan jalanan. Untuk itu, pihaknya sangat mengharapkan pemkot secepatnya merealisasikan harapan masyarakat sekitar.  

Wali Kota Herman H.N. yang meninjau langsung kondisi jembatan langsung menginstruksikan pembangunan jembatan permanen. Pihaknya akan membangun jembatan rangka baja dalam waktu dekat. Dana pembangunan akan diambil dari dana infrastruktur atau paling lambat dianggarkan dalam APBD perubahan. Dia mengharapkan pembangunan segera direalisasikan agar masyarakat pengguna jembatan yang berada di Jalan R.E. Martadinata Gang Mangga II, Sukamaju, dapat mudah menjangkau daerah lainnya. Jembatan tidak hanya berfungsi sebagai penghubung namun juga untuk mendukung perekonomian maupun aktifitas pendidikan warga.

    Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Bandarlampung, Daniel Marsudi mengatakan jembatan akan dibangun dengan panjang 12 meter dan lebar 1,5 meter. Diperkirakan anggaran yang dibutuhkan untuk pembangunan jembatan permanen tersebut berkisar Rp100 juta.

    ”Dana yang dibutuhkan termasuk untuk kebutuhan paving blok menuju jalan aspal. Diharapkan dengan pembangunan jembatan ini maka akses warga menuju seberang tidak akan lagi terhambat,” paparnya. (ful/c1/adi)

Beri Komentar

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim.
Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
HATI-HATI TERHADAP SEGALA BENTUK PENIPUAN YANG MENCANTUMKAN NOMOR TELEPON DAN ALAMAT EMAIL/WEB ATAU SOCIAL NETWORK LAINNYA YANG ADA DALAM ISI KOMENTAR!..


Security code
Refresh