Hari Ini!  Jum'at, 18 Mei 2012
Home Bandarlampung Halte Terhambat akibat Perbaikan Jalan

Halte Terhambat akibat Perbaikan Jalan

E-mail   Email Berita
Cetak  Print Berita
PDF  PDF Berita
BANDARLAMPUNG - Pembenahan jalan pada jalur bus rapid transit (BRT) Trans Bandarlampung khususnya Rajabasa-Sukaraja dan Korpri-Sukaraja mengakibatkan 62 titik halte sedikit terbengkalai. Selain jalur tersebut, pembenahan yang dilakukan Dinas Perhubungan Bandarlampung ini juga dilakukan pada Jl. Zainal Abidin Pagar Alam.

Kabid Perhubungan Darat Dishub Hujatullah mengatakan, 20 persen Jl. Z.A. Pagar Alam akan dibenahi untuk mendukung jalan utama kota. ’’Hanya, konstruksinya diubah. Salah satunya penempatan trotoar di atas siring. Ini merupakan dampak dari penyesuaian lahan yang dilakukan,” papar dia kepada Radar Lampung kemarin (21/2).

Sementara untuk pembenahan jalur Rajabasa-Sukaraja, Korpri-Sukaraja memang berdampak pada pembangunan halte. ’’Yang terpenting itu kan struktur jalannya dahulu dibenahi, baru halte menyusul. Ini konsekuensi yang harus diambil,” papar Hujatullah mendampingi Kadishub Normansyah.

    Menyangkut rencana pengoperasian feeder atau jalur penghubung, Hujatullah berprinsip, ini dapat dilakukan setelah fasilitas pendukung terealisasi. ’’Kita realistis sajalah memandang hal ini. Jalur feeder kapan pun bisa dioperasikan, dengan catatan tepat sasaran dan halte pendukung sudah rampung,” kata dia.

    Ditambahkan, seiring dengan rencana tersebut, pihaknya terus melakukan penertiban terhadap angkutan kota (angkot) di seluruh trayek. Terbukti dari hasil operasi kemarin terdapat 25 unit angkot dikandangkan karena melanggar ketentuan berlaku.

    ”Dua puluh lima angkot itu sebagian tidak memiliki bemper, nomor pintu, dan izin trayek sudah mati. Sanksinya kita kandangkan dulu, dan diminta untuk segera mengurus izin trayek. Jika tidak kami sarankan untuk mengubahnya menjadi plat hitam,” bebernya. (ful/c1/adi)

Beri Komentar

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim.
Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
HATI-HATI TERHADAP SEGALA BENTUK PENIPUAN YANG MENCANTUMKAN NOMOR TELEPON DAN ALAMAT EMAIL/WEB ATAU SOCIAL NETWORK LAINNYA YANG ADA DALAM ISI KOMENTAR!..


Security code
Refresh